Di Yogyakarta, terdapat sebuah tradisi
adat yang dikenal dengan Sekaten. Sekaten biasanya juga dikenal dengan
Pasar Malam Sekaten. Ini disebabkan karena sebelum upacara Sekaten
digelar, selalu diadakan pasar malam yang berlangsung satu bulan penuh.
Tradisi Sekaten ini sudah dilakukan sejak abad 16 Tradisi ini diadakan
setahun sekali yakni di bulan Maulud atau bulan ketiga dalam perhitungan
kalender Jawa. Lokasi yang digunakan untuk menggelar acara Sekaten ini
adalah di pelataran alun-alun utara Yogykarta.
Minggu, 16 Oktober 2016
Tugu Jogja
TUGU JOGJA
Landmark Kota Jogja yang Paling Terkenal
Tugu Jogja memendam makna
filosofis tentang semangat perlawanan atas penjajahan dan kini menjadi
landmark yang sangat lekat dengan Kota Jogja. Ada juga tradisi memeluk
atau mencium tugu ini ketika lulus kuliah.
Tugu Jogja merupakan landmark Kota Yogyakarta yang
paling terkenal. Monumen ini berada tepat di tengah perempatan Jalan
Pangeran Mangkubumi, Jalan Jendral Soedirman, Jalan A.M Sangaji dan
Jalan Diponegoro. Tugu Jogja yang berusia hampir 3 abad memiliki makna
yang dalam sekaligus menyimpan beberapa rekaman sejarah kota Yogyakarta. Sejarah Monumen Jogja Kembali
Sejarah Monumen Yogya Kembali
Mengenal Sejarah Yogyakarta Melalui Monjali
Dibangun pada 29 Juni 1985 yang ditandai dengan upacara tradisional penanaman kepala kerbau dan peletakan batu pertama oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.
Kota Jogyakarta
BERDIRINYA KOTA JOGJAKARTA
Keberadaan Kota Yogyakarta tidak bisa lepas dari keberadaan Kasultanan Yogyakarta. Pangeran Mangkubumi yang memperjuangkan kedaulatan Kerajaan Mataram dari pengaruh Belanda, merupakan adik dari Sunan Paku Buwana II. Setelah melalui perjuangan yang panjang, pada hari Kamis Kliwon tanggal 29 Rabiulakhir 1680 atau bertepatan dengan 13 Februari 1755, Pangeran Mangkubumi yang telah bergelar Susuhunan Kabanaran menandatangani Perjanjian Giyanti atau sering disebut dengan Palihan Nagari .
Keberadaan Kota Yogyakarta tidak bisa lepas dari keberadaan Kasultanan Yogyakarta. Pangeran Mangkubumi yang memperjuangkan kedaulatan Kerajaan Mataram dari pengaruh Belanda, merupakan adik dari Sunan Paku Buwana II. Setelah melalui perjuangan yang panjang, pada hari Kamis Kliwon tanggal 29 Rabiulakhir 1680 atau bertepatan dengan 13 Februari 1755, Pangeran Mangkubumi yang telah bergelar Susuhunan Kabanaran menandatangani Perjanjian Giyanti atau sering disebut dengan Palihan Nagari .
Selasa, 11 Oktober 2016
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Visi - Misi - Tujuan
Visi:
Unggul dan Terkemuka dalam Pemanduan dan Pengembangan Keislaman dan Keilmuan bagi Peradaban.
Misi:
Langganan:
Postingan (Atom)
